Thursday, 09 April 2020   |   02:10 AM
Selamat Datang di Areabola.net – Agen Bola Terpercaya di Indonesia
Dapatkan pendaftaran Gratis Secara Online !
Dengan di dukung Customer Support 24 Jam yang siap membantu anda !
agen bola

Agen Bola - Agen Bola Terpercaya - Agen SBOBET - Agen IBCBET

3 Keuntungan Arsenal yang Tidak Diketahui Sesudah Terdepak dari Liga Europa

Mikel Arteta

 

Arsenal dengan mengagetkan tersingkir dari panggung Liga Europa 2019-2020. Scuad bimbingan Mikel Arteta itu menanggung derita kekalahan waktu melayani wakil Yunani, Olympiakos, Jumat (28/2/2020), di Stadion Emirates.

The Gunners roboh dengan score tipis 1-2. Hasil itu membuat score agregat ke-2 team bermain 2-2, sebab pada putaran pertama Arsenal menang tipis dengan score 1-0 di kandang Olympiakos.

Tetapi, Olympiakos memiliki hak maju ke set 16 besar sebab ketentuan gol tandang. Olympiakos cetak dua gol di kandang Arsenal.

Dengan tersisih dari Liga Europa, The Gunners sekarang cuma konsentrasi ke tempat domestik seperti Premier League atau Piala FA. Dari dua tempat itu kemungkinan cuma gelar Piala FA yang kemungkinan dapat direngkuh Arsenal.

Di panggung Premier League, team garapan Mikel Arteta itu sekarang ada di posisi 10 klassemen sesaat dengan 37 point. Arsenal terpaut 42 angka dari Liverpool yang ada di pucuk klassemen.

Tersingkirnya Arsenal dari Liga Europa kemungkinan hadir pada saat yang pas. The Gunners tidak diakui mendapatkan beberapa keuntungan sesudah jalannya berhenti dari tempat berprestise ke-2 di Eropa.

Di bawah ini 3 karunia yang tidak diakui didapatkan Arsenal sesudah tersisih dari Liga Europa.

  1. Agenda Pertandingan Tidak Begitu Banyak

Kemungkinan memenangkan Liga Europa adalah langkah paling baik Arsenal maju ke Liga Champions musim depan. Bila ingin jadi juara Liga Europa, The Gunners minimal harus mainkan tujuh laga .

Hal itu tentu saja akan kuras fisik beberapa pemain. Di lain sisi, Arsenal harus juga konsentrasi di Premier League sebab masih terseok-seok di papan tengah.

Sesudah Arsenal tersisih dari Liga Europa, Mikel Arteta dapat konsentrasi di Premier League supaya bisa finish di rangking empat besar. Hal itu tentu saja masih terbuka, ditambah lagi The Gunners dapat kembali diperkokoh oleh Kieran Tierney, Cedric Soares serta Pablo Silahkan.

Selanjutnya Arsenal berkesempatan melewati club Premier League seperti Manchester United, Wolverhampton Wanderers, Chelsea serta Tottenham Hotspur yang masih bertanding di panggung antarklub Benua Biru.

Intensif laga yang padat jadikan pemain dapat alami permasalahan kesehatan sampai gampang luka. Keadaan itu tentu saja sebagai satu antara pemicu Arsenal tidak berkapasitas hadapi Olympiakos.

Beberapa pemain seperti Pierre-Emerick Aubameyang, Shkodran Mustafi, Bukayo Saka, David Luiz, serta Granit Xhaka harus mainkan empat laga dalam 12 hari paling akhir. Itu berarti The Gunners harus bertandingan tiap tiga hari sekali.

Dengan menyusutnya jumlahnya laga, Arsenal dapat mempunyai istirahat yang cukup serta siap berlaga.

  1. Tidak Gampang Luka

Arsenal mempunyai kedalaman scuad yang oke di posisi serang. Tetapi, bukan untuk sekor tengah serta pertahanan.

Untuk posisi tengah, Arsenal mempunyai pemain seperti Mesut Ozil , Joe Willock, Granit Xhaka, Dani Ceballos, Lucas Torreira serta Matteo Guendouzi. Dari beberapa nama itu cuma Ozil yang berposisi gelandang serang murni.

Sesaat, Torreira serta Guendouzi beroprasi dibagian tengah. Selanjutnya Ceballos serta Willock sering dihandalkan jadi gelandang box to box.

Di bidang belakang, Arsenal peluang akan kehilangan Sead Kolasinac. Spesial Kieran Tierney, The Gunners masih sangsi memberinya peluang bermain sebab sang pemain tidak pernah tampil dalam lima pertandingan beruntun.

Dua pemain belakang lain, Calum Chambers serta Rob Holding masih bergelut dengan luka. Praktis, Arteta cuma dapat memercayakan tiga bek murni, David Luiz, Shkodran Mustafi serta Hector Bellerin.

Sesudah tersingkir dari Liga Europa, Arsenal tentu saja akan mainkan pertandingan lebih sedikit. Dengan menyusutnya intensif pertandingan, tentu saja akan kurangi efek luka.

Tidak terdapatnya pemain yang luka tentunya dapat membuat Mikel Arteta dengan bebas mainkan scuad terbaik, khususnya di panggung Premier League. Ditambah lagi jarak Arsenal dengan rangking empat, Chelsea cuma terpaut tujuh angka.

  1. Berkesempatan Besar Juarai Piala FA dan Berada di Kancah Eropa

Arsenal pastikan maju ke perempat final Piala FA sesudah menaklukkan Portsmouth dengan score 2-0, Selasa (3/3/2020) di Emirates Fase. Sepasang gol Arsenal dikandangkan Sokratis Papastathopoulos di menit ke-45+4 serta Eddie Nketiah di menit ke-51.

Dengan hasil ini, Arsenal terus jaga harapan untuk merengkuh gelar juara Piala FA. Tempat itu jadi yang paling kemungkinan dapat dimenangi The Gunners musim ini.

Sekarang, Arsenal cuma ikuti dua tempat, yaitu Premier League serta Piala FA. Di panggung Premier League, scuad bimbingan Mikel Arteta itu bercokol di posisi ke-10 klassemen sesaat dengan 37 point.

Arsenal terpaut point yang cukup jauh, yaitu sekitar 42 angka dari puncak klassemen sesaat. Suatu hal yang dapat disebutkan cukup tidak mungkin dapat dikejar Arsenal.

Dari dua tempat yang masih diikuti, sasaran sesuai kenyataan yang kemungkinan dapat diperoleh Arsenal adalah juara Piala FA serta masuk zone Eropa.

agen bola