Monday, 16 December 2019   |   15:21 PM
Selamat Datang di Areabola.net – Agen Bola Terpercaya di Indonesia
Dapatkan pendaftaran Gratis Secara Online !
Dengan di dukung Customer Support 24 Jam yang siap membantu anda !
agen bola

Agen Bola - Agen Bola Terpercaya - Agen SBOBET - Agen IBCBET

3 Pemain Timnas Indonesia yang Menjadi Andalan Saat Bertemu UEA

Simon McMenemy

 

Tim nasional Indonesia jalani pertandingan penting hadapi Uni Emirat Arab dalam pertandingan ke-3 Group G putaran ke-2 kwalifikasi Piala Dunia 2022 Zone Asia di Stadion Al Maktoum, Dubai, Kamis (10/10/2019). 25 pemain paling baik dibawa Simon McMenemy ke Dubai untuk memperoleh hasil positif.

Simon McMenemy memang seharusnya dapat memberi hasil positif dalam lawatan Tim nasional Indonesiake Dubai. Dua kekalahan di Stadion Penting Gelanggang olahraga Bung Karno, Senayan, saat hadapi Malaysia serta Thailand pada Oktober lalu, membuat Team Garuda masih tanpa ada point di Group G putaran ke-2 kwalifikasi Piala Dunia 2022 Zone Asia.

Keadaan itu mewajibkan Simon McMenemy untuk mainkan pemain paling baik yang dipunyainya waktu hadapi UEA. Pelatih dari Skotlandia itu tidak bisa bermain-main dalam membuat formasi pemain paling baik.

Tetapi, lihat formasi 25 pemain yang dibawa Simon McMenemy, beberapa nama paling baik memang benar ada dalam rombongannya. Beberapa nama baru dibawa dalam scuad kesempatan ini, tetapi bukan pemain kacangan. Mereka yang cemerlang di Liga 1 2019, seperti Wawan Hendrawan, Muhammad Ridho, serta Wawan Febrianto, turut dalam scuad.

Diluar itu beberapa bekas punggawa Tim nasional Indonesia U-23 masa Luis Milla juga memperoleh peluang dari Simon McMenemy, seperti Putu Gede Juni Di antara, serta Rezaldi Hehanussa, temani pemain yang telah mendapatkan peluang terlebih dulu seperti Evan Dimas serta Saddil Ramdani.

Kesempatan ini ada tiga pemain Tim nasional Indonesia yang dapat memberi ketidaksamaan buat permainan team bila dapat mengerahkan perform terbaik dalam pertandingan kontra UEA di Dubai.

Stefano Lilipaly

Satu diantara beberapa pemain Tim nasional Indonesia dengan jam terbang paling tinggi di scuad bimbingan Simon McMenemy ini tak perlu disangsikan kekuatannya. Bermain di tempat gelandang serang, Stefano Lilipaly sering jadi jalan keluar saat posisi depan Team Garuda buntu.

Kecepatan, dribel, serta peletakan tempat, jadi nilai plus yang dipunyai pemain Bali United itu. Menguatkan Tim nasional Indonesia semenjak 2016, Stefano Lilipaly tetap jadi sisi penting dari Team Garuda.

Bukan sekedar dapat membuat untuk penyerang Tim nasional Indonesia atau rekanan segrup yang lain, Stefano Lilipaly sering mempunyai insting untuk ada di ruang kosong untuk terima bola serta cetak gol dengan kakinya sendiri.

Potensi yang dipunyai Stefano Lilipaly bisa menjadi nilai lebih di Tim nasional Indonesia sekarang. Serta dapat diyakinkan pemain kelahiran Belanda ini akan memperoleh perhatian spesial dari pemain UEA.

Zulfiandi

Pemain penting menjadi tembok awal pertahanan Tim nasional Indonesia saat hadapi UEA. Zulfiandi adalah type pemain yang disiplin dalam menolong empat pemain bertahan Team Garuda serta jaga irama untuk teamnya membuat serangan.

Semenjak jadi jagoan posisi tengah Tim nasional Indonesia U-23 di Asian Games 2018, Zulfiandi memang dipandang mempunyai nilai lebih untuk menjaga posisi tengah Tim nasional Indonesia.

Dalam scuad bimbingan Simon McMenemy ini memang benar ada nama seperti Bayu Pradana atau Manahati Lestusen yang dapat dimainkan jadi gelandang bertahan. Tetapi, dengan umur yang masih terbilang muda, tenaga yang masih sempurna, serta permainan lugas serta disiplin, Zulfiandi bisa menjadi figur yang pas untuk hentikan usaha playmaker serta gelandang UEA membuat serangan.

Rezaldi Hehanussa

Bek sayap yang biasa bekerja disamping sayap ini telah lumayan lama tidak menguatkan Tim nasional Indonesia. Awalnya Rezaldi Hehanussa adalah jagoan Tim nasional Indonesia U-23 dibawah bimbingan Luis Milla. Pelatih dari Spanyol itu temukan talenta Rezaldi waktu membuat Team Garuda Muda yang berlaga di SEA Games 2017 serta Asian Games 2018.

Sampai selama ini, khususnya waktu mengenakan seragam Persija Jakarta, pemain yang karib dipanggil Bule itu belum menunjukkan tampilan mengagumkan yang diperlihatkannya pada 2017 serta 2018. Hal itu tidak terlepas proses dari penyesuaian kembali Rezaldi yang lumayan lama mangkir sebab pemulihan luka selesai jalani operasi di bagian kakinya.

Tetapi, bila memperoleh peluang untuk menjaga bagian kiri pertahanan Team Garuda serta dapat menunjukkan perform yang sama sama dengan 2017 serta 2018, Rezaldi dapat jadi senjata mematikan buat team musuh.

Pergerakannya disamping sayap, mengoptimalkan kecepatan serta instingnya untuk maju ke depan, Rezaldi sering mengirim umpan-umpan silang beresiko ke jantung pertahanan musuh. Serta sering dengan gerakan cut back, Rezaldi melepas shooting keras yang menghasilkan gol.

Simon McMenemy pasti harus memperhitungkan beberapa hal untuk isi bagian kiri pertahanan teamnya. Tidak hanya Rezaldi ada nama seperti Ricky Fajrin serta Abduh Lestaluhu, dimana nama paling akhir baru memperoleh kembali peluang bela Tim nasional Indonesia sesudah lumayan lama mangkir mengenakan seragam Garuda.

agen bola