Thursday, 13 December 2018   |   09:37 AM
Selamat Datang di Areabola.net – Agen Bola Terpercaya di Indonesia
Dapatkan pendaftaran Gratis Secara Online !
Dengan di dukung Customer Support 24 Jam yang siap membantu anda !
agen bola

Agen Bola - Agen Bola Terpercaya - Agen SBOBET - Agen IBCBET

5 Penggawa Timnas U-16 Indonesia Bakal Belajar di Portugal

Dedi Mulyadi

 

Pendiri sekaligus juga Pembina ASAD Jaya Perkasa Dedi Mulyadi selekasnya kirim 5 punggawa Tim nasional U-16 Indonesia ke club Portugal, Sporting Lisbon. Ke lima pemain itu adalah anggota Akademi ASAD Jaya Perkasa Purwakarta.

Mereka ikut isi line-up Tim nasional U-16 Indonesia bimbingan Fachri Husaini di Piala AFF tempo hari. Akhirnya, anak-anak yang datang dari desa itu sukses mengandaskan perlawanan Tim nasional U-16 Thailand.

Fajar Faturrahman tampil menjadi protagonis dengan menyarangkan gol satu-satunya Indonesia ke gawang team lawan. Sesaat partnernya yang lainnya seperti Yadi Mulyadi, Hamsa Medari Lestaluhu, Muhammad Talaohu serta Ahludz Dzikri juga memberi peran positif.

“Akademi Sporting Lisbon itu mempunyai infrastruktur yang begitu baik. Banyak pemain kelas dunia yang terlahir dari sana. Misalnya, Cristiano Ronaldo serta Luis Nani,” kata Dedi di sela penyambutan beberapa pemain ASAD sesudah tampil di Piala AFF U-16 pada Rabu (15/8/2018).

Semenjak pertama-tama berjumpa dengan anak-anak itu, Dedi mempunyai kepercayaan kuat. Kepercayaan itu yaitu mengenai jika mereka bukan sekedar dapat berkompetisi di tingkat regional Asia. Menurut Dedi, pengajaran sepak bola di Eropa serta belahan dunia lainnya mereka rasakan.

“Walau mereka datang dari desa tapi saya meyakini benar mereka ini dapat. Cristiano Ronaldo itu anak Madeira, itu daerah terpencil di Portugal, nyatanya dapat kok. Anak-anak ini dapat juga,” tuturnya semangat.

Manajemen Akademi ASAD Jaya Perkasa Purwakarta menyepakati gagasan Dedi Mulyadi. Manajer ASAD, Habib Alwi Hasan Syu’aib menyampaikan pilihan menuju Sporting Lisbon telah pas.

Putera salah satunya tokoh Habaib di Purwakarta itu menyebutkan jika Lisbon lebih produktif menghasilkan pemain di banding akademi lainnya.

“Kalau bisa menilainya, Lisbon itu sama dengan Ajax Amsterdam, Partizan Belgrade serta Dinamo Zagreb. Itu lebih produktif di banding La Masia punya Barcelona serta Madrid Castilla punya Real Madrid,” tuturnya.

Alwi menyampaikan di sebagian besar pertandingan papan atas Eropa, tetap ada pemain lulusan Akademi Lisbon. Beberapa salah satunya bahkan juga sukses mencapai Ballon d’Or, penghargaan paling tinggi sepakbola dunia.

“Itu CR7 serta Luis Figo misalnya, mereka berdua alumni Lisbon. Kita miliki tujuan semua kemampuan anak ASAD dapat dipakai untuk Tim nasional U-19. Jenjangnya bertambah dari U-16,” katanya.

 

agen bola