Tuesday, 23 October 2018   |   14:33 PM
Selamat Datang di Areabola.net – Agen Bola Terpercaya di Indonesia
Dapatkan pendaftaran Gratis Secara Online !
Dengan di dukung Customer Support 24 Jam yang siap membantu anda !
agen bola

Agen Bola - Agen Bola Terpercaya - Agen SBOBET - Agen IBCBET

Aris Bangga Lampaui Target Raih Perak Asian Para Games 2018

Aris

Aris memang tak ditarget medali di Asian Para Games 2018. Tapi, semangat dan motivasi tinggi membuatnya mampu melewati batas untuk bisa meraih medali perak di nomor 100 meter gaya dada SB7.

Tak ada kata lain selain bangga dan senang yang bisa diungkapkan Aris usai mencatatkan waktu 1 menit 34,52 detik. Ia kalah dari wakil China Huang Xianquan yang meraih medali emas dengan catatan waktu 1 menit 21,21 detik dan perunggu diraih atlet para renang Vietnam Le Tian Dat 1 menit 39,38 detik.

Catatan yang diraihnya kali ini juga sekaligus mempertajam raihannya saat tampil di test event Asian Para Games Juli lalu, yang membukukkan 1 menit 35 detik.

Bangga dan sangat senang soalnya dari pelatih tidak ada target sama sekali. Syukur masih dapat peringkat kedua, mungkin belum saatnya jadi juara. Mungkin lain waktu bisa jadi juara, itu target saya,” kata Aris usai lomba di GBK Aquatic Center, Senin (8/10) malam.

Aris mengatakan, pelatih tidak membebankan target medali kepada dirinya lantaran catatan waktunya masih jauh jika disandingkan dengan peserta lainnya dari Asia, termasuk China yang menjadi lawan terberatnya. Namun untuk di level Asia Tenggara, Aris sudah bisa mencatatkan raihan tertingginya.

Aris mengenal renang sejak 2014 lalu, saat ia datang ke Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Daksa (BBRSBD) di Solo. Ia diajak temannya untuk mencoba olahraga renang sampai akhirnya sekarang mampu menorehkan prestasi.

Lewat keterbatasan pada dirinya, ia mengaku pilihan menjadi atlet adalah cara untuk bisa mengabdi buat negara. Aris merupakan tuna daksa, yakni suatu keadaan di mana kedua kakinya terganggu atau rusak sebagai akibat dari gangguan bentuk atau hambatan pada otot, sendi dan tulang dalam fungsinya yang normal.

Sejak memulai debutnya pada ASEAN Para Games 2015 di Singapura, Aris sudah membawa pulang medali perunggu untuk nomor 100 meter gaya dada. Dua tahun kemudian di ASEAN Para Games Kuala Lumpur 2017, ia berhasil memboyong dua medali emas dari nomor 50 dan 100 meter daya dada.

Kali ini, Aris tampil sangat percaya diri sejak mulai dari naik ke atas papan lompatan. Ia mengaku menyembunyikan rasa groginya karena harus tampil di hadapan publik negaranya sendiri.

 

 

 

 

agen bola