Monday, 26 August 2019   |   17:14 PM
Selamat Datang di Areabola.net – Agen Bola Terpercaya di Indonesia
Dapatkan pendaftaran Gratis Secara Online !
Dengan di dukung Customer Support 24 Jam yang siap membantu anda !
agen bola

Agen Bola - Agen Bola Terpercaya - Agen SBOBET - Agen IBCBET

Karena Bahasa Membuat Masa Depan Bale Masih Serba Belum Tidak Jelas

Gareth Bale

Hari esok Gareth Bale di Real Madrid masih serba tidak jelas. Kondisinya sangat disayangkan sebab dipercaya hanya dipacu keengganan pelajari bahasa Spanyol.

Nasib Bale di Madrid masih tidak menentu. Dia tidak masuk gagasan Zinedine Zidane, tetapi Madrid kesusahan menjualnya ke club lain.

Upahnya yang sangat besar jadi penghambat paling besar. Pemain internasional Wales itu direncanakan terima bayaran seputar 300 ribu pound sterling atau kurang lebih Rp 5,1 miliar per minggu.

Sudah sempat di ujung transfer ke club China, Jiangsu Suning, Bale pada prosedurnya gagal geser sebab Presiden Madrid Florentino Perez tidak senang dengan penawaran yang masuk.

Kondisi yang ditemui Bale membuat pemain serta pelatih legendaris Wales John Toshack prihatin. Dia memandang Bale semestinya mungkin saja figur yang sangat bernilai di Los Blancos.

Pemain 30 tahun itu selama ini telah berperan besar dalam sukses Madrid. Ia telah cetak 102 gol serta 65 assist dalam 231 laga semenjak dibeli pada 2013.

Bale ikut juga cetak gol ke gawang Atletico Madrid di final Liga Champions 2014. Itu ialah tahun dimana Madrid kembali jadi juara Eropa sesudah puasa 12 tahun.

Di tahun yang sama, Bale cetak gol penentu kesuksesan Madrid juara Copa del Rey 2014. Ia melesakkan gol ke gawang Barcelona pada menit ke-85 untuk pastikan Los Blancos menang 2-1.

Seterusnya Bale jadi pahlawan Madrid di final Liga Champions 2018 menantang Liverpool. Zidane, yang telah jadi pelatih kepala Madrid, mainkan Bale pada menit ke-61 waktu score 1-1. Bale tidak menyiakan peluang. Ia melesakkan dua gol pada menit ke-64 serta ke-83.

Tetapi epos itu jadi kerdil di depan kritik-kritik yang menghujani Bale. Dia disoroti sebab belum juga dapat berbahasa Spanyol sampai masuk musim ketujuhnya di Madrid, masalah kekakuannya dalam terkait dengan rekanan segrup.

Ia sudah pernah menampik ada ke acara makan bersama dengan semua pemain cuma untuk penuhi agenda tidurnya. Kegagalannya membuat jalinan dengan lingkungan berikut yang disayangkan Toshack.

“Keluarlah Bale, kerjakan interviu, katakan diri kamu. Kamu telah di sini enam atau tujuh tahun. Kamu tidak dapat bicara dalam bahasa Spanyol. Itu ialah penghinaan pada beberapa orang yang mempekerjakanmu,” tutur bekas pemain Liverpool itu seperti dikutip BBC.

“Itu tidak diterima secara baik benar-benar di Spanyol serta itu membuat saya susah. Ia telah jadi figur penting di Real Madrid. Sayang sekali ia tidak merajut jalinan yang lebih dekat sama negara yang ditinggalinya, dengan supporter yang memberi dukungan tiap pekannya.”

“Gareth, ayolah. Mengambil dikit waktu serta dalami bahasanya,” tandas pria yang sudah pernah melatih Real Sociedad, Madrid, serta Deportivo La Coruna ini.

agen bola