Tuesday, 18 December 2018   |   22:26 PM
Selamat Datang di Areabola.net – Agen Bola Terpercaya di Indonesia
Dapatkan pendaftaran Gratis Secara Online !
Dengan di dukung Customer Support 24 Jam yang siap membantu anda !
agen bola

Agen Bola - Agen Bola Terpercaya - Agen SBOBET - Agen IBCBET

Kepercayaan Diri Roma Menurun Usai Sempat Bagus Diawal Laga

Di Francesco

Liverpool – AS Roma memulai pertandingan tandang ke Liverpool dengan begitu cukup baik. Tapi seiring waktu kepercayaan diri tim Giallorossi menurun serta memudahkan bagi tuan rumah.

Roma takluk 2-5 ketika bertamu ke Anfield, hari Rabu (25/4/2018) dinihari WIB pada leg pertama semifinal ajang Liga Champions. Daniele De Rossi dan rekan-rekannya sejatinya memulai dengan cukup baik.

Di 25 menit pertama, Roma dapat bikin tuan rumah cukup kesulitan dengan pressing-nya. Kedua kubu pun sama-sama terlihat mengancam pada periode ini, sama-sama mencatatkan tiga percobaan dengan dua yang tepat sasaran. Suatu peluang dari Roma bahkan telah menggetarkan mistar gawang.

Tapi usai itu Roma menurun dan hal ini pun dimanfaatkan dengan baik oleh The Reds. Dua gol diciptakan Mohamed Salah pada babak pertama membuka jalan bagi Liverpool menciptakan tiga gol yang lain dari Sadio Mane serta Roberto Firmino (2 gol).

Pelatih Roma, yakni Eusebio Di Francesco mengatakan para pemainnya telah kehilangan kepercayaan diri usai beberapa kali terancam serta kebobolan. Hal tersebut berpengaruh pada permainan, dengan Roma menurun dalam menekan balik, lambat dalam mengantisipasi situasi, serta kalah pada duel-duel.

“Hari ini tim telah kehilangan kepercayaan diri terlalu banyak serta betul-betul bubar dengan secara permainan. Namun itu tidak semestinya terjadi, tidak peduli berapa banyak kemunduran yang sudah terjadi ataupun gol-gol yang masuk dalam gawang,” ujar Di Francesco.

Di Francesco juga mengatakan bila penurunan kepercayaan diri bikin Roma menjadi lebih mudah untuk kehilangan bola. Tercatat sebanyak 27 kali tim tamu telah kehilangan penguasaan, dengan 16 yang di antaranya berakhir tekanan balik dari tim lawan.

Menjadi lebih sulit sebab para bek terlambat dalam mengantisipasi situasi itu.

“Semua pergerakan mereka dalam menyerang terjadi disaat kami kehilangan bola. Bila mereka sebelumnya telah membiarkan kami mendapatkan beberapa situasi tiga lawan tiga, hal itu artinya kami memiliki kualitas,” kata Di Francesco.

“Para bek tengah kami terekspos disaat mereka semestinya telah berbalik serta memblok umpan. Kalah pada duel-duel memperlihatkan kami sedikit di bawah Liverpool pada hal kekuatan fisik serta kecepatan,” ungkapnya.

agen bola