Sunday, 21 July 2019   |   07:24 AM
Selamat Datang di Areabola.net – Agen Bola Terpercaya di Indonesia
Dapatkan pendaftaran Gratis Secara Online !
Dengan di dukung Customer Support 24 Jam yang siap membantu anda !
agen bola

Agen Bola - Agen Bola Terpercaya - Agen SBOBET - Agen IBCBET

Lionel Messi Masih Meredup di Copa America 2019

Lionel Messi

 

Lionel Messi masih belum bersinar bersama tim nasional Argentina pada babak fase grup Copa America 2019. Pemain berjuluk La Pulga itu baru mencetak satu gol, itu pun melalui tendangan penalty.

Argentina berhasil melangkah ke babak perempatfinal Copa America 2019. La Albiceleste lolos sebagai runnerup Grup B sesudah menundukkan Qatar dengan skor 2-0.

Walaupun sudah berhasil melaju dari babak fase grup, Argentina masih belum terlihat menjanjikan. Sorotan pun juga diarahkan ke Messi, yang belum bisa mengangkat penampila Argentina menjadi lebih baik.

Di dalam 3 pertandingan babak fase grup, Messi baru mampu menciptakan satu gol. Pemain Barcelona itu menciptakannya melalui eksekusi penalti ketika bermain seri 1-1 melawan Paraguay.

Secara keseluruhan, Messi sudah mencatatkan 9 tembakan dengan 5 di antaranya mengarah ke sasaran dan menjadi yang terbanyak di antara pemain Argentina lainnya. Messi paling banyak melepaskan tembakan ketika Argentina takluk 0-2 dari Kolombia di pertandingan pertama. Messi melepaskan 4 tembakan dengan 2 di antaranya mengarah ke bidang.

Selain sulit mencetak gol, Messi juga sulit melepaskan umpan kunci. Di sepanjang turnamen ini, Messi hanya melepaskan 2 umpan kunci dan semua tercipta ketika menghadapi Qatar.

Penyerang berusia 32 tahun itu juga mempunyai catatan kontrol bola yang buruk. Total ada 10 kesalahan kontrol dari Messi yang dicatat oleh Whoscored atau kalau dirata-ratakan menjadi 3,3 per pertandingan. Rataan itu lebih jelek ketika berkostum Barcelona pada musim lalu, yang hanya 1,9 per pertandingan. Empat kesalahan kontrol dibuat Messi masing-masing ketika menghadapi Kolombia dan Qatar, 2 lainnya ketika melawan Paraguay.

Catata tersebut bisa diperparah dengan mudahnya bola direbut dari kaki Messi. Ada 7 kali lawan mampu mencuri bola dari kaki Messi, yang 5 di antaranya ketika menghadapi Paraguay.

Dua atribut yang buruk itu masih dapat dimaklumi, karena Messi merupakan satu-satunya pemain berposisi penyerang di Argentina yang paling banyak menyentuh bola. Makin sering Messi menyentuh bola, makin besar juga kemungkinan lawan mengepungnya.

Kontrol bola penyerang kelahiran Rosario, 24 Juni 1987 itu masih bisa ditutupi dengan catatan dribel yang tak buruk-buruk amat. Messi mampu mencatatkan 12 dribel sukses di sepanjang babak fase grup, yang kalau dirata-ratakan adalah 4 dribel sukses per pertandingan. Rataan itu nyaris setara ketika bermain untuk Barcelona di sepanjang musim 2018/2019, yakni 3,9 per pertandingan.

agen bola