Sunday, 23 September 2018   |   23:59 PM
Selamat Datang di Areabola.net – Agen Bola Terpercaya di Indonesia
Dapatkan pendaftaran Gratis Secara Online !
Dengan di dukung Customer Support 24 Jam yang siap membantu anda !
agen bola

Agen Bola - Agen Bola Terpercaya - Agen SBOBET - Agen IBCBET

Momen Kebangkitan Inter Di Musim Baru

Inter Milan

Telah terlalu lama Inter Milan “tertidur” pada Serie A serta hilang dari persaingan trofi juara. Musim 2018/2019 menjadi momen tepat bagi Nerazzurri bangkit kembali.

Puncak kejayaan Inter pada era modern bisa dikatakan adalah pada musim 2009/2010 ketika mereka memperoleh treble winners. Usai itu, Inter terjun bebas karena kesulitan keuangan yang dialami oleh Massimo Moratti sebagai pemilik ketika itu.

Trofi terakhir Inter merupakan Coppa Italia pada musim 2010/2011 dan usainya Inter kesulitan kembali bersaing pada papan atas. Keuangan pun memang menjadi masalah utama usai UEFA menerapkan aturan dalam Financial Fair Play yang bikin pemilik klub tidak dapat seenaknya menyuntikkan dana pribadinya.

Perpindahan kepemilikan klub dari Moratti kemudian ke Erick Thohir dan sekarang berakhir pada tangan Suning Group telah menjelaskan bagaimana situasi tim selama tujuh tahun yang terakhir. Imbasnya Inter pun tidak kompetitif serta mesti absen dari Liga Champions dari musim 2011/2012.

Bahkan pada kurun waktu tujuh musim yang terakhir, Inter tak pernah lolos pada Liga Champions termasuk juga tiga kali gagal tampil pada kompetisi Eropa termasuk di musim lalu ketika pertama kali dilatih Luciano Spalletti. Namun pada musim perdana Spalletti tersebutlah Inter memanfaatkan sekali momentum berbenah.

Tidak tampil pada Eropa serta melepas Coppa Italia, Inter lalu fokus total pada Serie A sebelum lolos dramatis pada pekan terakhir melawan Lazio. Kelolosan pada Liga Champions bikin Inter juga membenahi skuatnya habis-habisan pada bursa transfer kali ini.

Jumlah pemainnya juga hampir sama banyaknya dengan Juventus yang memboyong Cristiano Ronaldo, namun Inter dapat meminimalkan jumlah pengeluaran mereka melalui aksi pinjam lalu permanen pada akhir musim. Cuma Radja Nainggolan, Lautaro Martinez, serta Federico Dimarco yang ditebus lunas.

Sedangkan Keita Balde, Matteo Politano, serta Sime Vrsaljko dipinjam dengan jumlah dana 16,5 juta euro. Kwadwo Asamoah serta Stefan de Vrij bahkan diboyong dengan gratis. Ditambah kesuksesan Inter mempertahankan Mauro Icardi serta Ivan Perisic dari incaran klub besar yang lainnya, skuat Spalletti juga terbilang lengkap.

agen bola