Wednesday, 17 October 2018   |   21:43 PM
Selamat Datang di Areabola.net – Agen Bola Terpercaya di Indonesia
Dapatkan pendaftaran Gratis Secara Online !
Dengan di dukung Customer Support 24 Jam yang siap membantu anda !
agen bola

Agen Bola - Agen Bola Terpercaya - Agen SBOBET - Agen IBCBET

Shaqiri: Perayaan hanyalah emosi

Xherdan Shaqiri

Xherdan Shaqiri dan Granit Xhaka keduanya merayakan dengan membuat simbol nasionalis untuk warisan Albania mereka dalam kemenangan 2-1 Swiss atas Serbia pada Jumat di Piala Dunia.

Setelah mencetak gol dalam kemenangan, kedua pemain meletakkan tangan terbuka mereka dengan jempol terkunci dan jari-jari terentang untuk membuat apa yang tampak seperti elang berkepala ganda yang ditampilkan pada bendera nasional Albania.

Shaqiri lahir di Kosovo, bekas provinsi Serbia yang mendeklarasikan kemerdekaan pada tahun 2008, sementara orang tua Xhaka berasal dari Kosovo dan mereka berasal dari warisan Albania.

Serbia tidak mengakui kemerdekaan dan hubungan Kosovo antara kedua negara tetap tegang, meskipun pemain Serbia tidak bereaksi terhadap gerakan elang.

Gelandang Stoke Shaqiri ditanya tentang perayaan setelah pertandingan, dan meletakkannya ke emosi murni pada saat itu.

“Saya memikirkan hal ini, saya tidak ingin berbicara,” kata Shaqiri, yang juga melepas kemejanya setelah mencetak gol. “Dalam sepakbola, Anda selalu memiliki emosi.

“Anda dapat melihat apa yang saya lakukan, dan itu hanya emosi, dan saya senang telah mencetak gol. Saya melakukannya, dan kami tidak perlu membicarakan hal ini.”

Pelatih Serbia Mladen Krstajic menolak untuk berbicara tentang perayaan setelah pertandingan.

“Saya tidak punya komentar,” kata pelatih Serbia Mladen Krstajic. “Saya tidak berurusan dengan hal-hal ini. Saya adalah seorang olahragawan, dan inilah yang akan saya teruskan.”

Dalam kemenangan pertama di turnamen itu, Xhaka membuat skor 1-1 di menit ke-52 dengan tendangan kuat melalui area penalti yang penuh sesak, sebelum Shaqiri menambahkan yang lain pada menit ke-90 setelah berlari menjauh dari pertahanan Serbia.

“Anda tidak boleh mencampurkan politik dan sepakbola,” kata pelatih Swiss Vladimir Petkovic. “Anda harus selalu menunjukkan rasa hormat. Ini adalah suasana yang indah dan pengalaman positif dan itulah seharusnya sepakbola.”

Kemenangan atas Serbia dengan skor 2-1 mempebesar peluang Swiss untuk lolos dari babak penyisihan. Swiss kini berada di posisi kedua dengan empat poin, sama dengan milik Brazil yang berada di puncak klasemen. Selanjutnya Swiss akan menghadapi Costa Rica yang sudah dipastikan tersingkir sepekan kemudian.

agen bola