Monday, 21 August 2017   |   20:54 PM
Selamat Datang di Areabola.net – Agen Bola Terpercaya di Indonesia
Dapatkan pendaftaran Gratis Secara Online !
Dengan di dukung Customer Support 24 Jam yang siap membantu anda !
agen bola

Agen Bola - Agen Bola Terpercaya - Agen SBOBET - Agen IBCBET

Siapa Yang Bisa Menghentikan Harry Kane?

Harry Kane

 

Di dalam 2 musim terakhir, Harry Kane telah menyatakan dirinya sebagai penyerang terbaik di Premier League. Di musim 2017/2018 ini, siapakah yang bisa menghentikannya?

Kane berhasil menjadi topskor di Premier League dalam 2 musim terakhir. Striker Tottenham Hotspur itu mencetak 25 gol 2 musim lalu, lantas mempertajamnya dengan membukukan 29 gol di musim lalu.

Pada musim kemarin, persaingan gelar topskor Premier League diramaikan oleh 5 nama. Selain Kane, ada Alexis Sanchez, Diego Costa, Romelu Lukaku dan Sergio Aguero. Kelima nama ini berhasil mencetak 20 gol atau lebih dalam semusim.

Musim lalu Lukaku mencetak 25 gol atau cuma kalah 4 gol dari Kane. Kesempatan Lukaku untuk lebih tajam pada musim ini terbuka lebar usai dia bergabung dengan Manchester United di bursa transfer musim panas ini. Lukaku jelas bisa berharap servis yang lebih oke di MU, yang memiliki komposisi pemain lebih bagus daripada Everton.

Di belakang Kane dan Lukaku, ada Sanchez yang di musim lalu mencetak 24 gol. Lalu ada Costa dan Aguero yang masing-masing melesakkan 20 gol. Khusus buat Sanchez dan Aguero, beban keduanya untuk mencetak gol pada musim depan diprediksi akan berkurang. Sanchez memiliki rekan baru di lini depan Arsenal, yaitu Alexandre Lacazette, sedangkan Aguero punya Gabriel Jesus yang sudah unjuk gigi pada musim lalu.

Sementara beban untuk menjadi pendulang gol berkurang, Sanchez serta Aguero otomatis menipis peluangnya untuk bersaing di daftar topskor. Namun secara tim, Arsenal dan City jelas lebih diuntungkan karena memiliki sumber gol-gol yang lebih banyak.

Costa mempunyai masalah lain. Dia tidak akan menjadi andalan Chelsea lagi di musim 2017/2018 karena sedang menuju pintu keluar Stamford Bridge. Kabarnya Costa akan balik ke Atletico Madrid, akan tetapi terkendala hukuman larangan transfer dari UEFA.

Sebagai pengganti Costa, The Blues sudah merekrut Alvaro Morata dari Real Madrid. Morata, seperti halnya Lacazette, dihadapkan kepada tantangan adaptasi dengan Premier League yang mana merupakan kompetisi baru untuk mereka. Seharusnya Morata tidak kesulitan untuk klop dengan Chelsea yang dilatih oleh eks bosnya di Juventus dulu, Antonio Conte.

Muka-muka baru di Premier League ini, baik Morata dan Lacazette, di musim lalu sama-sama menunjukkan diri mempunyai ketajaman. Morata mencetak 15 gol dari 26 penampilan dengan menit-menit yang terbatas, sementara itu Lacazette membukukan 28 gol di dalam 30 penampilan di Ligue 1 bersama Olympique Lyon.

Mampukan keduanya bersaing dengan wajah-wajah lama di Premier League? Atau justru muka-muka lama yang berkuasa?

agen bola