Thursday, 19 October 2017   |   21:21 PM
Selamat Datang di Areabola.net – Agen Bola Terpercaya di Indonesia
Dapatkan pendaftaran Gratis Secara Online !
Dengan di dukung Customer Support 24 Jam yang siap membantu anda !
agen bola

Agen Bola - Agen Bola Terpercaya - Agen SBOBET - Agen IBCBET

Situs Agen Bola – Sepakbola Italia Tak Kondusif, Conte Berniat Minggat

Khususnya Serie A, mulai tak dirasa nyaman dan kondusif dari kacamata Antonio Conte. Puncaknya, allenatore Juventus itu berniat angkat koper dari Italia dan berkarier di kompetisi lain di luar negeri tercintanya.

Bagaimana tidak? Conte sudah mulai merasa tak kerasa dengan situasi yang ada dalam sepakbola Italia, mulai dari sikap tak masuk akal dari kolega se-profesinya hingga sikap cenderung anarkis bukan hanya dari para fans tapi warga kota setempat.

Sebelumnya, Conte mengaku kesal dengan komentar Stefano Pioli – pelatih Bologna, usai timnya dibekuk Bianconeri, 2-0. Conte dianggap melakukan selebrasi berlebihan dan dikatakan tak menghormati publik Renato Dall’Ara – kandang Bologna.

“Saya melakukan selebrasi bersamafans Juventus. Saya menghadap ke sektor di mana saya melihat para Juventini. Jika saya tak bisa merayakan kemenangan bersama fans sendiri, maka apa yang harus saya lakukan?” kesal Conte kepada Situs agen bola.

“Dengan hanya tersisa satu menit laga dan kami unggul 2-0, kenapa pula saya harus mencemaskan bagaimana dan di mana saya bisa selebrasi? Apakah dia (Pioli) bercanda?,” imbuhnya seperti dilansir Football-Italia, Senin (18/3/2013).

Kondisi yang tak nyaman sedianya sudah dirasakan Conte dan segenap rombongan tim, sebelum laga dimulai. Bus tim mereka sempat ditimpuki batu, diludahi dan disoraki kata-kata kasar dari sejumlah warga Kota Bologna saat bus tim mereka lewat alun-alun kota sebelum masuk ke stadion.

“Saya benar-benar kaget melihat warga Kota Bologna menyambut bus tim kami dengan lemparan kayu serta batu, diludahi dan bahkan ada orang yang meneriakkan kata-kata kasar saat sedang menggendong anak berusia empat tahun. Pendidikan macam apa yang diberikan pada orang-orang muda jaman sekarang?,” lanjut Conte.

“Seharusnya kamera tak hanya diletakkan di lapangan dan ruang ganti, tapi juga di luar stadion untuk memperlihatkan apa yang terjadi saat kami datang. Hal inilah yang harusnya disayangkan dan jadi perhatian mereka (Bologna) –bukan mempersoalkan soal selebrasi saya. Saya mengerti yang namanya kalah itu tidak enak rasanya, tapi mereka harusnya juga realistis,” sambungnya lagi.

Padahal sebelumnya, Conte mengenal Bologna dengan penduduknya yang ramah, tapi baginya masa-masa itu sudah berakhir. Sejumlah sorakan dan banner berbau provokasi tentang tragedi Heysel dan kematian mantan Presiden Agnelli, sudah dianggap Conte bukan sepakbola lagi, melainkan layaknya bermain di sebuah zona perang.

“Hal buruk itu terjadi di Bologna, Kota yang sebenarnya menyenangkan dengan penduduknya yang beradab, tapi itu sudah berakhir. Saya bisa mengerti kejadian buruk bisa terjadi di Napoli karena persaingan besar kami, tapi saya sudah merasa seperti di area perang. Jika begini terus, saya ingin meninggalkan Italia saja, di negara lain sepakbola bisa lebih sederhana,” tambahnya.

“Di Italia, Anda tak bisa bersama keluarga jika ingin ke stadion. Saya saja tak bisa ke Florence karena terlalu berisiko, begitupun dengan Napoli. Tapi sekarang Bologna pun terlampau berisiko. Ini bukanlah peperangan, tapi olahraga. Situasi inilah yang membuat Anda harus pergi,” tandas Conte.

 

Post By  :  Agen Bola

agen bola